Mengenal Lebih Jauh Tentang Solois dan Seluk Beluknya

Mengenal-Lebih-Jauh-Tentang-Solois-dan-Seluk-Beluknya
Photo via Instagram @pamunqkas

Industri hiburan di Indonesia dari hari ke hari mengalami peningkatan. Mulai dari sinetron, musik dan tarian sudah mencapai masa emasnya masing-masing. Dalam dunia musik, banyak penyanyi dan pemusik Indonesia yang sudah Go International. Semakin banyak lagu yang diciptakan dalam bahasa Inggris adalah salah satu alasan dunia musik Indonesia bisa menjamah berbagai negara. Sebagai contoh lagu Closure yang dibawakan oleh penyanyi solois terkenal yaitu Pamungkas.
 
Penyanyi solois di Indonesia rupanya lebih banyak meraih kesuksesannya di usia muda. Bahkan tak sedikit mereka yang mendulang kesuksesannya dalam waktu singkat. Sebab dunia digital mempercepat persebaran informasi, isu dan prestasi seseorang. Tidak memandang latar belakang seseorang, diharapkan industri musik di Indonesia dapat terus maju melalui karya-karya yang banyak diciptakan oleh anak muda.
 

Solois di Indonesia

Kehadiran penyanyi solois di Indonesia sedikit banyak mempengaruhi ritme industri musik dari segi kemunculan penyanyi-penyanyi baru. Menjadi penyanyi tentu banyak hal yang akan dipandang oleh orang lain. Selain karya, latar belakang dan kehidupan sehari-hari sering menjadi sorotan. Tentu hal itu tidak mudah bagi penyanyi maupun artis lainnya termasuk bagi solois. Namun hal itu bukan menjadi penghambat untuk berkarir solois.
 

1. Solois

Pengertian solois adalah seseorang yang bernyanyi atau bermusik seorang diri secara profesional. Di Indonesia, solois laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan solois perempuan. Sebagian besar dari mereka merupakan penyanyi. Meskipun ada penyanyi solois yang sekaligus membawa alat musik sendiri namun jumlahnya tidak banyak. Anda mungkin mengetahui sosok seperti Pamungkas, Afgan dan Raisa. Mereka adalah beberapa contoh solois di Indonesia.
 

2. Musik pop dan solois

Hubungan keduanya berkaitan dengan popularitas musik pop yang dibawakan oleh solois-solois di Indonesia. Genre musik pop paling banyak dibawakan dibandingkan dengan genre musik lainnya. Tidak heran jika anak muda menyukai musik pop untuk menemani hari-harinya.
 

3. Tantangan

Menjadi solois memiliki tantangan tersendiri, terlebih solois akan dikenal atas nama perorangan bukan sebuah band atau grup. Anda mungkin pernah menonton konser seorang solois. Usai menonton apakah Anda bisa menyimpulkan tantangan apa saja yang mungkin dihadapi solois tersebut?
 
Seorang solois harus selalu siap dengan kondisi panggung tempat perform. Selalu peka dan peduli dengan penonton dimana semua mata tertuju padanya. Menjadi solois yang terkenal membutuhkan kerja dan usaha ekstra. Sebab yang ditampilkan memang murni keahlian diri sendiri. Musik pengiring dan penari latar memang penting, tapi kualitas vokal maupun musiknya tetap menjadi perhatian utama.
 

4. Peluang

Setiap orang memiliki peluang yang sama untuk meraih mimpinya menjadi seorang solois. Perbedaan terletak pada usaha, kerja keras dan ketepatan memanfaatkan peluang. Anda pun dapat menjadi seorang solois jika mungkin Anda menginginkannya. Selalu berlatih dan mengembangkan keterampilan bernyanyi maupun bermusik menjadi kunci utamanya. Selain itu cobalah mempublikasikan karya Anda melalui berbagai platform.
 
Publikasi tersebut bertujuan untuk mengenalkan diri Anda kepada orang lain melalui karya. Ingat, first impression sangat penting. Sehingga persiapkan karya terbaik Anda untuk dipublikasikan. Selain itu dari publikasi Anda bisa melakukan evaluasi karya Anda sendiri.
 
Solois terkenal seperti Pamungkas selalu menekankan berusaha keras untuk meraih kesuksesan. Sehingga apabila Anda memang berniat untuk menjadi solois, segera mulai dan terus berlatih. Percayalah, tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Selama Anda bersungguh-sungguh belajar dan mengupayakan, Anda sudah selangkah lebih dekat dengan mimpi Anda.
 
Semoga artikel ini dapat menginspirasi Anda untuk meraih mimpi, ya.

Subscribe to receive free email updates: