Tampak Mirip, Inilah Perbedaan Tifus dan Demam Berdarah

Iklan Semua Halaman

Tampak Mirip, Inilah Perbedaan Tifus dan Demam Berdarah

Selasa, 10 Desember 2019
Tampak-Mirip-Inilah-Perbedaan-Tifus-dan-Demam-Berdarah

Saat bertemu dengan penderita demam berdarah atau tifus, Anda tentu akan melihat satu kemiripan yakni gejala yang ditunjukkannya. Baik tifus maupun demam berdarah sama-sama ditunjukkan oleh demam tinggi yang menyerang penderitanya. Hanya saja, keduanya meski tampak serupa namun benar-benar berbeda. Hal ini akan berdampak pada langkah pengobatan dimana pengobatan demam berdarah dan tifus tidaklah sama. Lalu, bagaimana cara membedakan tifus dan demam berdarah? Berikut ini beberapa caranya: 

Musim Gejala 

Kita semua tentu tahu bahwa demam berdarah dengue atau DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk aides aegypti. Nyamuk tersebut bisa menjadi perantara virus yang menyerang tubuh kita dan tergolong mematikan. Hanya saja, nyamuk DBD bukanlah nyamuk yang bisa kita temui sehari-hari. Karena, nyamuk ini tergolong hadir pada musim-musim tertentu saja, seperti pada saat musim hujan. 

Saat musim penyebaran DBD tiba, maka penyakit yang satu ini perlu benar-benar diwaspadai. Terlebih jika ada salah satu orang disekeliling Anda yang menderita DBD, maka nyamuk ini bisa dengan cepat membawa virus penyakit ke orang-orang lain disekitarnya. Inilah yang membuat DBD dikatakan sebagai penyakit musiman karena hanya hadir pada saat musim-musim tertentu saja. Sementara itu, penyakit tifus tidaklah demikian karena bisa hadir kapan saja dan menyerang siapa saja. 

Infeksi 

Jika Anda melihat penderita tifus dan demam berdarah, Anda mungkin terkecoh karena miripnya demam yang dirasakan kedua penderita tersebut. Hanya saja, ada satu hal yang sangat berbeda jika diperhatikan lebih dalam mengenai masalah tifus dan demam berdarah. Yakni bagaimana penyakit tersebut menginfeksi tubuh manusia. 

Infeksi yang dirasakan oleh penderita demam berdarah dan tifus sangatlah berbeda. Saat menderita demam berdarah, Anda akan merasakan bintik-bintik merah di beberapa area tubuh karena pendarahan pada sel darah. Selain itu, penderita demam berdarah juga akan merasakan mimisan serta pendarahan ringan pada area gusi. Sementara itu, infeksi yang dirasakan oleh penderita tifus sedikit sama yakni adanya bintik merah pada area kulit. Hanya saja, bintik merah tersebut bukan disebabkan oleh pendarahan melainkan infeksi dari bakteri salmonella yang menyerang tubuh penderita. 

Memahami perbedaan antara tifus dan demam berdarah sangat penting agar tidak salah pengobatan. Tapi, lengkapi juga ilmu pengetahuan Anda seputar dunia kesehatan dengan rutin membaca info kesehatan terbaru dari guesehat.com.