Tips Mencegah Dehidrasi Karna Cuaca Panas Musim Kemarau

Iklan Semua Halaman

Tips Mencegah Dehidrasi Karna Cuaca Panas Musim Kemarau

Sabtu, 07 September 2019

Cairan badan mainkan peranan penting buat badan Anda. Dari mulai menolong kapasitas juta-an sel serta organ di badan, sampai mengatur suhu badan masih normal. Ya, makin padat kegiatan yang Anda kerjakan, kapasitas organ badan akan makin bertambah. 

Ditambah lagi bila kegiatan itu Anda kerjakan dibawah sinar matahari. Itu berarti, cairan badan akan menyusut dalam jumlahnya banyak. Agar Anda kesetimbangan cairan badan masih terbangun, Anda butuh ganti cairan itu.Jika tidak, dehidrasi (kekurangan cairan) dapat berlangsung. 

Dehidrasi membuat Anda merasakan benar-benar haus. Mulut Anda akan berasa kering, konsentrasi dapat terusik, serta badan jadi lemas. Tentu saja, ini dapat mengganggu kegiatan, kan? Supaya pekerjaan Anda bisa berjalan mulus, Anda butuh menahan dehidrasi ditengah-tengah kegiatan padat waktu cuaca panas. Turuti beberapa triknya berikut ini. 

1. Memperbanyak minum air putih 

Kunci untuk menahan dehidrasi ialah memperbanyak minum air. Nah, pilihan air yang benar-benar bagus saat Anda melakukan aktivitas dibawah sinar matahari, yaitu air putih. Suhunya tidak bisa begitu panas atau begitu dingin. 

Minum air panas dapat menyebabkan keringat yang dikeluarkan badan makin banyak. Sesaat minum air dingin, yang dipandang sejumlah besar orang ialah minuman beri kesegaran waktu cuaca panas, nyatanya bukan pilihan yang pas. 

Waktu melakukan aktivitas, suhu badan akan naik. Bila Anda minum air yang dingin, badan akan memaksakan penurunan suhu secara cepat. Ini tidak baik untuk kesehatan. Jadi, lebih baik minum air dengan suhu normal alias sejuk untuk menahan dehidrasi ditengah-tengah cuaca panas. 

2. Selekasnya minum saat merasakan haus 

Waktu Anda merasakan haus semestinya hentikan kegiatan serta minum selekasnya. Jangan tunda minum air sebab efek Anda alami dehidrasi akan makin besar. 

Jika Anda kuatir, kegiatan padat membuat Anda lupa minum, gunakan aplikasi atau feature hebat di hp Anda jadi pengingat untuk minum air. 

Mengatur waktu minum sesuai kegiatan yang Anda kerjakan. Bila cukup berat, Anda dapat mengendalikan alarm minum air tiap 1 atau 2 jam sekali untuk menahan dehidrasi waktu cuaca panas. 

3. Cek warna urin 

Meskipun Anda dianjurkan banyak minum air, bukan bermakna Anda bisa minum air terlalu berlebih. Begitu umumnya minum, membuat perut Anda kembung serta harus bolak-balik ke kamar mandi. Mengakibatkan, kegiatan akan terhalang walau Anda sukses menahan dehidrasi ditengah-tengah cuaca panas. 

Jadi, untuk pastikan keperluan cairan terpenuhi ataukah tidak, Anda dapat memandangnya dari warna urin. Jadi, waktu buang air kecil, lihat warna urin yang Anda mengeluarkan dari badan. 

Jika warnanya jernih, pertanda keperluan cairan Anda terpenuhi secara baik. Sebaliknya, jika urin berwarna kuning pekat, Anda harus tingkatkan konsumsi cairan segara mungkin. 

4. Bisa gabungkan dengan makan buah 

Walau bukan langkah penting, makan buah dapat Anda untuk jadikan langkah penambahan untuk menahan dehidrasi waktu cuaca panas. Pilih buah fresh yang memiliki kandungan banyak air, contohnya semangka, jeruk, melon, belimbing, atau nanas. 

Tidak hanya kandungan airnya yang lumayan banyak dibandingkan buah lain, makanan itu memiliki kandungan kalori. Itu berarti, buah itu dapat memberi daya yang memberi dukungan kegiatan Anda. 

5. Gunakan peralatan yang memberi dukungan 

Tidak hanya dehidrasi, melakukan aktivitas dibawah cahaya matahari membuat Anda kulit lebih gelap. Jadi, gunakan tabir surya sekerap mungkin jadi pelindung kulit. 

Anda dapat juga memakai peralatan penambahan, seperti payung atau topi. Ini tingkatkan efektivitas mencegah dehidrasi sepanjang Anda melakukan aktivitas dibawah sinar matahari. Payung serta topi berdaun lebar kurangi paparan cahaya matahari yang memunculkan sensasi panas di kulit yang mengakibatkan Anda berkeringat.