Jangan Asal Pilih Visor Helm, Karna Hanya Memburu Style

Iklan Semua Halaman

Jangan Asal Pilih Visor Helm, Karna Hanya Memburu Style

Rabu, 21 Agustus 2019

Trend pemakaian visor helm dark visor (gelap) serta iridium visor (merah, biru, emas, silver) sedang menjamur di Indonesia. Tidak cuma masalah style, spesial yang type gelap bermanfaat menepis sinar matahari agar tidak menyilaukan. 

Hingga beberapa biker ada yang ganti visor bening bawaan pabrik, dengan produk after market. Tetapi pertanyaannya, bagaimana jika riding saat malam hari? 

Banyak yang salah kaprah dengan pemakaian visor gelap. Mereka seperti tidak mempertimbangkan, bahayanya dapat harus terpaksa berkendara saat malam hari, ditambah lagi di wilayah yang minim pencahayaan. 

Benar-benar tidak disarankan menggunakan dark visor malam hari, benar-benar beresiko jika ada motor dari arah sebaliknya serta tidak memakai lampu. 

Lebih parahnya , jika pengendara sepeda motor yang memakai helm ber-visor gelap, harus hadapi keadaan beberapa kondisi tersendiri, seumpama hujan serta berkabut. Memakai visor bening saja kesusahan, bagaimana yang gelap, visibilitas akan terusik. 

Pilih visor jangan cuma memburu style, tetapi harus pikirkan bagian keselamatan serta keamanan. 

Pilihan Visor 
Rekomendasinya, biker dapat memperhitungkan pilih helm dengan double visor (bening-gelap) yang sekarang banyak di pasarkan. Helm type ini mempunyai visor penambahan jadi anti silau --biasanya ada di susunan ke-2 atau dibagian, serta cuma tutup mata saja. 

Atau jika ingin dikit keluarkan effort, pengendara sepeda motor dapat menyiapkan kaca mata hitam terpisah menampung perjalanan siang hari yang terik. Pilihan yang lain, juga bisa memakai type light smoke, dengan intensif kegelapan 50:50. 

Tetapi jika memang ingin lebih aman, pakai helm dengan dua visor saja, dark visor untuk siang hari serta clear visor untuk malam hari.