Inilah Tanda-tanda Kampas Rem Mobil Mulai Aus

Iklan Semua Halaman

Inilah Tanda-tanda Kampas Rem Mobil Mulai Aus

Senin, 12 Agustus 2019

Rem mobil punyai fungsi penting untuk menolong perlambatan sampai hentikan pergerakan mobil. Dengan keadaan elemen rem yang baik, tentunya perform pengereman akan tetap terbangun. 

Tetapi bersamaan penggunaan, beberapa elemen dapat habis gunakan. Diantaranya kampas rem yang seringkali disebutkan brake pad untuk kampas cakram serta brake shoe untuk kampas tromol. 

Jika elemen itu mulai aus, semestinya cepat-cepat ubah dengan yang baru. Nah agar tahu kampas rem tipis, ada banyak sinyal yang perlu dilihat beberapa pengemudi. 

Umumnya rem jadi kurang pakem atau ada bunyi gesekan. 

Rem yang tidak pakem sebab potensi kampas yang menyusut. Tidak hanya itu, kampas rem aus membuat desakan rem bertambah dalam. Desakan kampas rem ke dinding tromol atau permukaan cakram bertambah banyak sebab kampas yang tidak tebal. 

Jika suara gesekan, ini bisa disebabkan kampas sangatlah tipis, hingga cuma tersisa sisi besi yang menjadi dudukan kampasnya saja. Gesekan di antara besi serta material cakram atau tromol tentu saja memunculkan bunyi decitan. 

Namun pada mobil-mobil elegan, ada tanda yang memberitahukan kelainan pada perangkat pengereman. Intinya memberikan indikasi volume minyak rem yang alami penurunan karena desakan yang semakin besar waktu kampas tipis. 

Ada mode yang diperlengkapi dengan sensor ada yang tidak, umumnya yang ada tanda jika minyak remnya habis. 

Kalaulah merujuk perawatan kampas rem dengan periodik, tiap pabrikan menyarankan kontrol tiap 10 ribu km. Periode itu bertepatan dengan servis periodik mobil. 

Bergantung penggunaan, kontrol di Toyota tiap 10 ribu km. 

Baiknya pada pemakaian normal, kampas rem dapat bertahan sampai 65 sampai 70 ribu km untuk mobil manual. Sesaat kampas rem mobil matik, berumur 35 sampai 40 ribu km sebab intensif pemakaian rem semakin banyak. 
Bilamana pemakaiannya untuk taksi daring, tentunya usia gunakan kampas rem bertambah cepat.